Kepolisian Kanada telah menyatakan kematian seorang pembangkang, aktivis PEDOMAN, dari Pakistan sebagai insiden yang tidak melibatkan unsur kejahatan.

Karima Mehrab, 37 tahun, yang juga dikenal sebagai Karima Baloch dari Baluchistan, provinsi dengan bermasalah di Pakistan, ditemukan mati Senin (21/12), sehari setelah dinyatakan hilang di kawasan pusat kota Toronto.

“Situasi itu telah diselidiki dan pihak berkuasa menetapkan bahwa kematian ini sebagai non-kriminal. Kami telah memberi fakta terbaru kepada keluarganya, ” cakap pernyataan Kepolisian Toronto.

Baloch telah status di Kanada sejak melarikan muncul dari Baluchistan pada tahun 2015, di mana ia berkampanye buat pemisahan provinsi itu dari Pakistan dan dilaporkan dikenai tuduhan mengabulkan terorisme.

Kematiannya membuat spekulasi keterlibatan operasi intelijen Pakistan, tuduhan yang disangkal pihak berwenang di Islamabad sebagai hal dengan “konyol” dan upaya untuk memfitnah Pakistan.

Suami Baloch, Hammal Haider, mengatakan kepada jalan bahwa istrinya pergi berjalan menguasai ke pusat kota Toronto dan menghilang.

“Saya tidak percaya bahwa ini merupakan kegiatan bunuh diri, ” katanya kepada surat kabar Guardian. “Ia hawa yang kuat dan meninggalkan vila dengan perasaan yang baik. Kita tidak dapat mengesampingkan unsur pidana karena ia telah berada pada ancaman. Ia meninggalkan Pakistan sebab rumahnya digerebek lebih dari dua kali, ” kata Haider.

Baluchistan telah lama menjelma rumah bagi gerakan separatis pengacau dan sering dilanda serangan membekukan. Pasukan keamanan Pakistan menyalahkan gerombolan separatis atas serangan-serangan itu. [lj/ka]