Presiden Guinea Alpha Conde mengimbau rakyat negara pada Afrika Barat itu agar sepakat sewaktu ia memulai masa jabatannya yang ke-tiga.

Pada pidato menyusul pelantikannya di Conakry hari Selasa (15/12), Conde menodong rakyat Guinea untuk memperbarui solidaritas nasional untuk memulihkan kondisi keluarga dan mengukuhkan perdamaian.

Imbauan Conde itu menyusul percekcokan maut dalam pemilu 18 Oktober yang diboikot para kandidat oposisi yang marah karena Conde memaksakan perubahan-perubahan konstitusi. Perubahan itu menguatkan Conde untuk mencalonkan diri walaupun ada pembatasan dua masa bagian.

Pesaing utama Conde, mantan perdana menteri Cellou Dalein Diallo, mengklaim kemenangan dalam pemilu, seraya menuduh terjadi penyimpangan di hasil pemilu resmi.

Ketua komisi pemilu menyatakan Conde sebagai pemenang dengan perolehan sedikit di atas 59 persen bahana, seraya menyatakan fakta bahwa oposisi tidak mengajukan bukti untuk mengangkat klaim mereka. [uh/ab]