Kepala juru runding Uni Eropa dan Inggris akan melakukan upaya terakhir untuk memecahkan kebuntuan berbulan-bulan pada Minggu (6/12).

Michel Barnier dari Uni Eropa serta David Frost dari Inggris akan berusaha sekali lagi untuk menyepakati isu-isu penting yang telah jadi perdebatan sejak perundingan dimulai pada Maret.

Waktu tambahan itu muncul setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan kepala Uni Eropa Ursula von dieser Leyen mengadakan percakapan telepon darurat pada Sabtu (5/12).

Kedua pihak sepakat bahwa “perbedaan signifikan” masih tetap ada, namun perundingan harus berlanjut — setidaknya sampai percakapan telepon mereka berikutnya pada Senin (7/12).

“Sambil mengakui keseriusan dari perbedaan ini, kami sepakat bahwa upaya lebih jauh harus diambil dengan tim-tim perunding untuk meninjau apakah perbedaan itu bisa diatasi, ” kata kedua pemimpin itu dalam sebuah pernyataan setelah percakapan mereka.

“Karana itu kami menginstruksikan kepala negosiator kami untuk berunding besok (6/12) di Brussels. Kami akan berbicara lagi dalam Senin pagi (7/12). ”

Intervensi tingkat-tinggi itu nampak setelah Barnier dan Frost menyudahi perundingan Jumat malam (5/12) sesudah negosiasi siang dan malam dalam tujuh hari di London gagal menyepakati sebuah perjanjian.

Meskipun banyak yang sudah disepakati, kedua pihak masih belum menyepakati isu paling tajam terkait hak-hak pengambilan ikan, peraturan perdagangan yg adil dan mekanisme penegakan buat mengatur perjanjian apapun. [vm/ah]