Polisi, Jumat (20/11) malam, masih mencari simpulan pelaku penembakan di sebuah sentral perbelanjaan di pinggiran Milwaukee dengan melukai tujuh orang dewasa & seorang remaja.

Kepala Polisi Wauwatosa Barry Weber tak memberi penjelasan tentang motif serangan di Mayfair Mall dalam penjelasan singkat tentang insiden penembakan dalam dekat pintu masuk toko Macy’s. Ia juga belum dapat merinci kondisi delapan korban luka-luka tersebut, tetapi semuanya selamat. Ditambahkannya, masa aparat keamanan tiba, pelaku “sudah tidak berada di lokasi. ”

“Pernyataan awal sejak beberapa saksi mata menunjukkan karakter penembakan adalah seorang laki-laki berkulit putih, berusia antara 20-30 tarikh, ” ujar Weber kepada kuli. “Tim penyelidik sedang bekerja berpenat-penat mengidentifikasi pelaku. ”

Weber mengatakan pusat perbelanjaan tersebut kini menjadi lokasi kejadian urusan aktif dan meminta orang-orang untuk tidak mendekati lokasi. Ia mengatakan pusat perbelanjaan itu akan ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Associated Press mengutip penjelasan beberapa saksi mata di WISN-TV bahwa mereka mendengar apa dengan mereka yakini sebagai 8-12 letusan senjata api. Sebagian orang langgeng berada di pusat perbelanjaan tersebut, sementara polisi melakukan pencarian. Tumpuan televisi itu mewawancara beberapa orang di luar pusat perbelanjaan itu yang mengatakan teman-teman mereka bersembunyi di dalam.

Seorang agen yang tidak ingin disebut namanya mengatakan “secara metodologis” tengah perbelanjaan itu sudah aman. Tetapi, sejumlah besar personil FBI bersenjata lengkap masih tampak hilir mudik.

Mayfair Mall adalah lokasi penembakan Alvin Cole, seorang remaja kulit hitam berusia 17 tahun yang ditembak polisi tanah air Joseph Mensah, Februari lalu. Penjaga mengatakan Cole kabur dari polisi. Mensah, yang juga berkulit hitam, mengatakan ia menambak Cole sebab menodongkan senjata kepadanya. Pusat perbelanjaan itu telah menjadi target demonstrasi sporadis beberapa bulan setelah penembakan itu. [em/ah]