Sepasang suami-istri kaya di California divonis hukuman penjara setelah mengakui bahwa mereka membayar $250 ribu atau lebih dari Rp 3, 5 miliar secara gelap untuk membantu putri mereka hadir ke University of Southern California, lewat rekrutmen tim bola voli.

Hakim distrik Amerika Nathaniel Gorton di Boston, Selasa (17/11), menjatuhkan vonis hukuman tangsi masing-masing enam minggu dan 4 bulan kepada Diane Blake, lengah seorang pendiri perusahaan perdagangan ritel, dan Todd Blake, pengusaha serta investor terkenal.

Keduanya termasuk diantara 57 orang yang dituduh terlibat dalam skema tinggi di mana para orang sampai umur kaya berkonspirasi dengan konsultan pengakuan mahasiswa perguruan tinggi, William “Rick” Singer” untuk secara ilegal menyimpan tempat bagi anak-anak mereka dalam perguruan tinggi.

Singer pada 2019 mengaku bersalah telah memfasilitasi perbuatan curang dalam ujian masuk perguruan tingi dan sudah melakukan suap untuk mengamankan arahan ke universitas tertentu lewat rekrutmen atlet palsu.

Sebesar orang tua yang terlibat kasus itu, termasuk bintang film “Desperate Housewives” Felicity Huffman, yang sudah dijatuhi hukuman 14 hari penjara dan aktris film serial “Full House” Lori Loughlin, yang dihukum dua tahun penjara.

Dalam sidang pengadilan yang dikerjakan secara virtual, Gorton juga memerintahkan Blakes untuk membayar denda $125 ribu. Hakim Gorton, yang telah memvonis delapan orang tua lainnya, mengatakan kasus itu “mengejutkan”.

“Saya masih belum dapat memahami pemikiran sesat dan menyesatkan yang mengakibatkan terjadinya pidana ini, ” ujarnya.

Menurut dokumen pengadilan, Diane Blake, yang berusia 55 tahun, adalah salah seorang pendiri Winston Retail Solutions, yang klien-kliennya mencakup Nike Inc dan Under Armour Inc. Sementara Todd Blak, yang pula berusia 55 tahun, bekerja sebab rumah sebagai investor.

Tim jaksa mengatakan warga California itu pada 2017 sepakat menutup $50 ribu sebagai “donasi” kepada badan aml atletik USC dan $200 ribu kepada LSM arahan Singer untuk mengamankan penerimaan mahasiswa bagi putri mereka. Donasi tersebut masuk ke rekening yang dikontrol oleh seorang pejabat USC, yang menurut jaksa telah menerima uang suap untuk membantu anak-anak klien Singer masuk sebagai rekrutmen atletik. [em/ft]