Great Barrier Reef Telah Kehilangan Lebih dari 50 Persen Karangnya

Para ilmuwan mendapati bahwa Great Barrier Reef di Australia telah kehilangan lebih dari separuh populasi karangnya jarang 1995 dan 2017.

Para peneliti di ARC Centre of Excellence for Coral Reef Studies menyatakan pemutihan karang, dengan terjadi sewaktu karang-karang itu menyingkirkan alga (ganggang) yang hidup di dalam jaringannya, terjadi seluruh marga dan spesimen karang dari seluruh usia.

Pemutihan jalin dipicu oleh meningkatnya suhu segara yang disebabkan terutama oleh perubahan iklim.


ARC Centre of Excellence Coral Reef Studies melaporkan kerusakan di Great Barrier Reef, 14 Oktober 2020. (Foto: ARC Centre of Excellence Coral Reef Studies via AFP)

Para-para peneliti juga mendapati bahwa kenaikan suhu laut yang memecahkan rekor pada tahun 2016 dan 2017 memicu peristiwa pemutihan massal dengan menyebabkan lebih sedikit anak jalin dan lebih sedikit karang luhur dewasa yang berkembang biak, jadi mengancam kemampuan terumbu karang tersebut untuk memulihkan diri.

Satu diantara penulis laporan penelitian itu menyatakan terumbu karang itu mengalami pemutihan paling ekstensif pada Maret tahun ini, terutama di periode selatan.

Great Barrier Reef membentang sepanjang 2. 300 kilometer di pesisir timur laut Australia dan menjadi habitat bervariasi jenis makhluk laut, membuatnya menjadi ekosistem terumbu karang terbesar dalam dunia. Kawasan ini disebut jadi Situs Warisan Dunia oleh Pola Kebudayaan, Sains dan Budaya PBB, UNESCO, pada tahun 1981. [uh/ab]

depresseddingof9e640ac

https://urlking.info