Korea Selatan pada keadaan Minggu (13/9) melonggarkan pembatasan baik skala besar (PSBB) di Seoul selama dua minggu ke pendahuluan. Kantor berita Reuters melaporkan negeri telah mencabut larangan makan pada tempat setelah jam 9 malam. meskipun masih mewajibkan restoran, serta kafe untuk membatasi tempat bersandar, mencatat nama, dan detail relasi pelanggan.

Fasilitas tamasya, seperti gym dan kafe internet juga diizinkan untuk dibuka kembali. Sementara pertemuan di dalam ruangan dibatasi hingga 50 orang serta pertemuan di luar ruangan maka 100, namun acara olahraga Masih dilarang untuk dihadiri secara langsung.

Otoritas kesehatan mengucapkan pelonggaran pembatasan sosial akan berkontribusi pada pembukaan kembali ekonomi. Tetapi, aturan ketat lainnya akan kembali diberlakukan di musim liburan Chuseok.

“Setelah pertimbangan menyeluruh atas situasi baru-baru ini, dan pendapat para ahli, negeri bermaksud untuk menyesuaikan jarak sosial ke fase dua di provinsi Seoul selama dua minggu, ” Perdana Menteri Chung Sye-kyun mengutarakan pada pertemuan pejabat pemerintah dengan disiarkan televisi.

Total infeksi di Korea Selatan tetap turun ke level 100-an sesudah pemerintah memberlakukan pembatasan jarak sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya pada akhir Agustus, tetapi peristiwa corona sempat melonjak minggu berantakan.

“Jumlah infeksi harian masih belum turun menjadi besar digit, dan ini belum menjelma situasi di mana tindakan sanggup dikurangi secara signifikan, karena mulia dari empat jalur penularan tak dapat dilacak, ” kata Chung.

Pusat Pengendalian & Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan 121 kasus baru infeksi virus corona pada tengah malam dalam Sabtu (12/9), menjadikan total infeksi menjadi 22. 176, dengan 358 kematian. [ah]