Bandara Heathrow London, bandara tersibuk di Inggris, meluncurkan sarana pengujian virus corona baru pada Rabu (8/19).

Pihak bandara mengatakan medium tes baru itu bisa mengurangi separuh dari masa wajib karantina di rumah bagi para penumpang yang tiba dari negara-negara dengan tercantum dalam daftar karantina pemerintah Inggris.

Pemerintah mengucapkan belum siap memberi dukungan arah fasilitas itu, tetapi bersikeras kalau pihaknya bekerja sama dengan bandara tentang bagaimana sistem pengujian gres itu dapat mengurangi masa karantina 14 hari yang akan dijalani para pelancong yang datang daripada 100 negara lebih, termasuk Perancis, Spanyol dan Amerika.

Dalam beberapa minggu terakhir, wisatawan Inggris mengalami kebingungan, setelah pemerintah dalam waktu singkat menghapus negara-negara dari daftar negara yang damai dikunjungi. Anjuran untuk tidak melaksanakan perjalanan ke dua negara dengan paling banyak dikunjungi, Spanyol serta Perancis, misalnya, berubah dalam periode singkat, sehingga mendorong banyak pelancong kembali ke Inggris untuk menghindari masa karantina wajib.

Lebih dari 13. 000 tes usap ( swab test ) akan tersedia bagi penumpang setiap hari dan hasilnya bisa diketahui “dalam beberapa tanda. ” Setibanya di rumah, itu disarankan melakukan tes kedua dan masa karantina bisa kurang lantaran 14 hari, jika mereka lulus dari kedua tes itu. [ps/pp]