Kepulauan Bahama Akan Larang Perjalanan Internasional

Para-para pejabat mengatakan lonjakan besar kasus-kasus Covid-19 di seluruh AS dan negara-negara lain menjadi alasan pelarangan itu. Sebagian perjalanan tetap mau diperbolehkan, tapi hanya dari/ke Kanada, Inggris, dan Uni Eropa. Pembatasan itu merupakan pergeseran besar daripada keputusan Bahama tiga pekan lalu untuk membuka semua pariwisata universal.


PM Bahamas, Hubert Minnis di Nassau, Bahamas, 3 September 2019. (REUTERS/Marco Bello

Bersandarkan persyaratan baru, mereka yang diperbolehkan datang ke Bahama, harus membuktikan hasil tes negatif Covid-19 dari sebuah laboratorium terakreditasi, kurang dibanding 10 hari sebelum melakukan penjelajahan. Kalau tidak, mereka harus mengarantina diri selama 14 hari.

“Sayangnya, situasi di sini telah memburuk sejak kita berangkat membuka kembali ekonomi domestik, ” kata Perdana Menteri Hubert Minnis, Minggu (20/7).

“Keadaan memburuk begitu cepat sejak kita membuka kembali perbatasan internasional. ” PM itu juga mengatakan, “Situasi sekarang ini membutuhkan langkah dengan menentukan apabila kita tidak sedia dikendalikan dan dikalahkan oleh virus ini. ” Dia mengatakan langkah-langkah kuat ini diambil guna “menyelamatkan nyawa. ”

Maskapai Bahamas, Bahamasair, menghentikan semua penerbangan ke dan dari AS. Pembatasan perjalanan baru itu adalah upaya untuk menghentikan lonjakan virus dalam Bahama. Menurut statistik Universitas Johns Hopkins, di Bahama kini terdapat 153 kasus Covid-19 dan 11 kematian. [vm/lt]

depresseddingof9e640ac

https://urlking.info