Rani Kenya Laporkan Lebih Banyak Pelecehan Selama Covid-19

Jam malam dan penyekatan pergerakan karena virus corona di Kenya telah menyebabkan meningkatnya kekerasan terhadap perempuan, kata para aparat kesehatan. Kelompok LVCT Kenya, dengan mengurus isu-isu pencegahan HIV dan kesehatan reproduksi, mengatakan masalah ekonomi membebani keluargayang seringkali berujung pada laki-laki menganiaya isteri mereka.

Lucy Awour, yang berusia 32 tahun, meminta pertolongan pada sebuah pusat pemerintah Kenya yang membantu perempuan dan anak hawa yang lari dari laki-laki dengan melakukan kekerasan dalam rumah nikah (KDRT).

“Hidup kami sangat berat, tidak ada ketenangan di rumah. Terkadang saya tak punya makanan untuk anak-anak. Suami saya sering memukuli saya sedang malam. Saya tidak pernah mampu tidur tenang, ” kata Lucy Awour.

Juru kata kepolisian Kenya Charles Owino mengatakan selama pandemi Covid-19, mereka menerima lebih banyak laporan kekerasan berbasis gender.

“Seringkali, seks yang lebih lemah adalah perempuan dan seringkali mereka jadi korban. Karena itu, kami menerima semakin banyak kasus dimana perempuan diserang, dilecehkan…, ” kata Charles Owino.

Meski belum tersedia angka resminya, para petugas kesehatan Kenya mengatakan mereka melihat lonjakan kasus KDRT sejak jam suangi diberlakukan bulan Maret guna menekan perebakan Covid-19.

Jane Thiomi adalah pekerja LVCT Health, organisasi amal yang membantu rani dan anak perempuan. Dia mengatakan bulan Februari, organisasinya menerima 123 pengaduan. Sedangkan pada enam minggu pertama sejak jam malam diberlakukan, telah mendapat hampir 800 keterangan.


Perempuan sedang menggendong bayi di daerah Kiambu, Wanita, 8 Agustus 2017. (Foto: Reuters)

“Dengan bantuan para pejabat pemerintah, kami melihat banyak orang melaporkan kekerasan setiap hari di tempat ini. Dan yang kami lakukan adalah, kami berunding dengan kedua belah pihak, apabila mereka bersedia duduk bersama, dan berbicara, bernegosiasi. Karena, apabila seseorang menderita KDRT hari ini, mereka tidak mampu minta bantuan kemana-mana, ” sirih Jane Thiomi.

Bagian berwenang dan badan-badan bantuan Perempuan mengatakan stres karena kehilangan pendapatan akibat virus corona, telah menerbitkan memburuknya KDRT.

Awour berharap Kenya akan membuka kunjungan domestik segera supaya dia mampu menyelamatkan diri dari suaminya dan menumpang di tempat saudaranya. [vm/ii]

depresseddingof9e640ac

https://urlking.info