Peraturan yang disebut The Coronavirus Aid Relief, and Economic Security atau CARES mengatakan sedikitnya 50 persen dana yang tersedia bakal diberikan kepada para siswa dengan terdampak oleh terhentinya kegiatan wajar di kampus karena wabah virus corona, termasuk peralatan teknologi, bahan-bahan kuliah, makanan, layanan keehatan serta bahkan bantuan bagi pemeliharaan bani para siswa.

Kesimpulan yang baru dikeluarkan ini bakal menentukan siapa dan mahasiswa mana yang berhak mendapat bantuan keuangan itu.

Menteri Pelajaran Amerika Betsy de Vos, dalam pernyataan pers pada minggu lalu mengatakan, “jelas bahwa UU CARES ini ditujukan untuk membantu masyarakat Amerika pulih dari pandemi virus corona. ”

“Para pembayar pajak Amerika sejak periode telah mendukung bantuan bagi anak Amerika untuk mendapat pendidikan tinggi, dan undang-undang ini akan menjamin kelanjutan kebijakan itu, ” tambahnya.

Betsy de Vos mengatakan, “tujuan saya adalah biar bantuan keuangan tunai itu mampu segera diberikan kepada orang-orang yang berhak, dan keputusan ini akan menghilangkan keraguan dan pertanyaan dengan timbul dari berbagai Lembaga Pelajaran dalam membantu para siswa yang sangat membutuhkan. ”


Gedung Departemen Pendidikan di Washington, 3 April 2018. (Foto: AP)

Undang-Undang CARES itu dengan sahih mengatakan mahasiswa mana saja dengan bisa mendapatkan bantuan dana negeri dalam bentuk pinjaman ataupun derma. Karena itu, warga asing dan orang-orang yang bukan warga negara Amerika, tidak berhak mendapat sandaran itu, kata Departemen Pendidikan.

Rincian peraturan itu selalu menyebut orang-orang atau siswa yang tidak akan mendapat bantuan itu apabila tidak memenuhi syarat-syarat kewarganegaraan dan “tidak memenuhi standar pertambahan akademis, tidak membayar pinjaman mahasiswa sebelumnya, dan tidak punya tanda sekolah menengah atau yang sebanding.

Di bagian asing keterangan Departemen Pendidikan itu disebutkan bahwa utang mahasiswa yang belum lunas bisa “diampuni” apabila dengan bersangkutan telah membayar sedikitnya 120 cicilan bulanan.

Penghapusan utang, yang disebut Public Service Loan Forgiveness atau PSLF itu berlaku bagi para siswa ataupun mantan siswa yang kini berjalan untuk pemerintah federal, pemerintah negeri bagian, pemerintah lokal dan lembaga nirlaba.


University of California Berkeley. (Foto: Courtesy/Wikipedia Commons)

Walaupun UU CARES itu sudah dikeluarkan, Departemen Pendidikan mengatakan hendak membuka ruang komentar publik sampai tanggal 15 Juli untuk menampung berbagai pendapat yang mungkin digunakan untuk mengubah atau melengkapi UU itu.

Departemen Pelajaran Amerika juga menegaskan pentingnya posisi keluarga dalam mendidik generasi selanjutnya. “Ini adalah tanggung jawab bergandengan. Kalau keluarga, komunitas dan madrasah bekerja sama, maka para siswa akan lebih sukses dan semesta masyarakat akan merasakan keuntungannya. [ii]

Ada info di Pengeluaran HK