Presiden Peru Martin Vizcarra mengatakan laju penambahan kasus virus corona sedang memuncak dan bakal mulai berkurang perlahan-lahan sementara negeri itu melangkah menuju “tahap akhir” lockdown , dengan dimulai lebih dari dua kamar silam.

Vizcarra mengatakan hingga lockdown berakhir pada 24 Mei, jam malam akan tetap berlaku dan social distancing akan diberlakukan di pasar, bisnis lainnya dan pada transportasi umum.

Vizcarra mengatakan sebagian pasar di Lima untuk sementara ditutup setelah lebih dari separuh pedagang di ibu kota dites positif terjangkit virus corona.

Peru memiliki jumlah kasus virus corona tertinggi kedua di Amerika Latin, dengan pada hari Rabu jumlahnya menyentuh 76. 306.

Kementerian Kesehatan Peru menyatakan 2. 169 orang telah meninggal akibat virus itu.

Industri pertambangan, perikanan dan konstruksi yang segenap penting bagi Peru telah berangkat kembali beroperasi. [uh/ab]