Kepala Lembaga Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdani memprediksi 34. 300 PMI akan pulang ke Negeri Air pada Mei-Juni mendatang sebab berakhirnya masa kontrak mereka.

Para PMI tersebut, sirih Beny, pulang dari 54 negeri penempatan; diantaranya 13. 074 PMI dari Malaysia, 11. 359 PMI dari Hong Kong, 3. 688 PMI dari Taiwan, 2. 611 PMI dari Singapura, 800 PMI dari Arab Saudi, 770 PMI dari Brunei Darussalam, 325 PMI dari Korea Selatan, dan 304 PMI Kuwait serta 219 PMI dari Italia, dan 173 lantaran Oman, dan dari negara-negara yang lain.

Pihaknya kendati melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kepulangan dari PMI-PMI tersebut. Berjalan mencegah terbentuknya klaster penyebaran COVID-19 yang baru, pihaknya akan melayani protokol kesehatan yang ketat ketika PMI tersebut menginjakkan kakinya pada Tanah Air.


Tenaga kerja Indonesia (TKI) saat tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis 9 April 2020. (Foto: VOA/Anugrah Andriansyah)

“Ketika para PMI pulang hadir melalui kantor kesehatan pelabuhan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh juga rapid test dan mengisi formulir kesehatan. Dan bila dinyatakan positif akan ditangani langsung oleh gugus tugas nasionaluntuk menjalani proses karantina di wisma atlit, ” jelas Benny di telekonferensi pers, di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (9/5).

“Dan apabila negatif akan mampu melakukan pemeriksaan melalui pintu imigrasi dan terakhir penanganan melalui BP2MI terhadap PMI itu sendiri dengan melakukan pendataan kepulangan, memfasilitasi rujukan dan fasilitasi kepulangan PMI beserta pendampingan kepulangan ke daerah pokok, ” lanjutnya.

Sebelumnya, PMI yang sudah pulang ke Tanah Air pada 1 Januari 2020 hingga 25 April 2020 mencapai 126. 742 orang. Lantaran data tersebut, sebanyak 33. 434 PMI pulang secara mandiri, 17. 884 PMI pulang difasilitasi BP2MI, dan 75. 424 PMI difasilitasi oleh Tim Gugus Tugas COVID-19.

“BP2MI masa ini telah memfasilitasi kepulangan 126. 742 PMI kembali ke Tanah Air dari titik-titik kepulangan elok menggunakan transportasi darat, laut dan udara. PMI yang sehat, rendah maupun meninggal dunia, PMI dengan kepulangannya secara mandiri atau yang kepulangannya dijemput keluarga, ”imbuhnya.

Ia menjelaskan, ratusan seperseribu PMI yang sudah pulang ke Indonesia adalah mereka yang menyala di 83 negara penempatan. Beberapa negara penempatan itu antara asing Malaysia, Singapura, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Yordania, Kuwait, Italia, Inggris, Spanyol Prancis, Jepang, Polandia, & Amerika Serikat.

Tambahnya, BP2MI akan memfasilitasi kepulangan PMI yang saat ini masih beruang negara penampatan maupun calon PMI yang gagal berangkat akibat Pandemi yang saat ini berada pada Balai Latihan Kerja Luar Kampung (BLKN) untuk bisa pulang ke kampung halaman, melalui koordinasi secara pihak terkait seperti Kementerian Relasi.

Benny mengingatkan, kala sudah sampai ke rumah masing-masing hendaknya melapor kepada pemerintah kawasan setepat, serta disiplin melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, serta melakukan physical distancing serta rajin mencuci tangan pakai sabun. [gi/em]