Fabi Reyna tampil di panggung-panggung di seluruh dunia, mengelola pesta musik dan menjadi pendiri dan pemimpin redaksi majalah “She Shreds” yang didedikasikan bagi gitaris & basis perempuan.

“Tujuan saya selalu untuk memastikan kalau kami melayani orang yang kurang terlayani. Sejarah menunjukkan ada begitu banyak gitaris perempuan yang tak diketahui publik, ” kata Reyna.

“Saya kira, sejujurnya, siapa yang menyampaian cerita-cerita ini, siapa yang menciptakan sejarah? Siapa yang menulis buku, siapa dengan berada di posisi eksekutif buat mengambil keputusan? Sebagian besar, lebih dari 90% adalah laki-laki indra peraba putih. Terutama di Amerika, ” lanjutnya.

Di halaman-halaman majalah “She Shreds, ” Reyna dan timnya berulangkali menulis bahwa perempuan sama baiknya dengan pria, dan [ can rock right alongside ] pria. Tetapi Reyna sendiri mengatakan dia membutuhkan waktu lama untuk mengarungi hal itu.

Reyna lahir di Meksiko dan dibesarkan di Texas, tetapi kini ia tinggal di Portland, Oregon. Ia mulai bermain gitar ketika sedang anak-anak, tetapi sebagai musisi muda ia tidak pernah tampil.

“Saya dibesarkan di era ketika anak laki-laki seumur kami –sepuluh atau sebelas tahun– mengutarakan pada saya, ‘anak perempuan tak main gitar. ‘ Dan peristiwa itu normal karena guru-guru serupa mengajarkan demikian, ” kata Reyna.

Pada usia 18 tahun Reyna memutuskan untuk tak melanjutkan pendidikan, dan justru melaksanakan tur musik keliling Amerika berhubungan kelompok band-nya. Setelah melangsungkan konser selama satu tahun, muncul pendirian untuk mempublikasikan majalah yang khusus didedikasikan bagi pemain gitar perempuan. Diperlukan tiga tahun lagi mematok edisi pertama majalah “She Shreds” dipasarkan.

Kini Reyna telah menerbitkan majalah itu semasa tujuh tahun, tiga edisi di dalam satu tahun. Tetapi Reyna mengucapkan ia baru merasakan kepuasan yang luar biasa dengan bermain gitar.


Gitar listrik penerapan PRS (Paul Reed Smith) Guitars sebagai ilustrasi (Foto: Wikipedia).

“Saya kira ketika saya bermain gitar, sangat menggembirakan menemukan sesuatu yang baru dan sesuatu yang mirip saya dan hal ini memajukan saya. Tidak ada yang menyusun saya lebih bangga ketika aku menantang diri saya sendiri sebagai gitaris, dan ketika saya menyentuh sesuatu lewat gitar saya… yakni menciptakan musik, ” kata Reyna.

Reyna optimis dalam masa depan perempuan dalam industri musik, dan juga gitar.

Ia yakin periode sedang berubah dan perempuan hendak meningkatkan kemampuan gitar mereka, serta kemampuan memamerkan bakat mereka sendiri. Karena tentunya para pemain gitar musik rock, tentu sangat rajin jika ada pemain gitar perempuan. [em/ii]